Sunat atau khitan sering dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi saluran kemih (ISK), terutama pada bayi dan anak laki-laki. Bagi orang tua, memahami hubungan antara sunat dan pencegahan infeksi saluran kemih dapat membantu mengambil keputusan yang lebih bijak untuk kesehatan si kecil. Artikel ini mengulasnya secara sederhana dan bertanggung jawab.
Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri masuk dan berkembang biak di saluran kencing, mulai dari uretra hingga kandung kemih bahkan ginjal. Gejalanya bisa berupa demam tanpa sebab jelas, rewel, nyeri saat buang air kecil, hingga air seni berbau tidak sedap. Pada bayi, ISK kadang sulit dikenali sehingga perlu kewaspadaan. Topik ini merupakan bagian dari pembahasan lebih luas mengenai sunat dan kesehatan anak.
Pada anak yang belum dikhitan, kulup dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri, sisa air seni, dan smegma. Bakteri ini berpotensi naik ke saluran kemih dan memicu infeksi. Dengan khitan, area di sekitar ujung penis menjadi lebih mudah dibersihkan sehingga jumlah bakteri yang menempel dapat ditekan.
Sejalan dengan informasi kesehatan yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, beberapa penelitian medis menunjukkan bahwa bayi laki-laki yang disunat memiliki risiko ISK lebih rendah dibanding yang tidak, khususnya pada tahun pertama kehidupan. Meski penurunannya signifikan secara statistik, ISK tetap tergolong tidak umum, sehingga sunat bukan satu-satunya cara pencegahan. Selengkapnya bisa Anda baca pada ulasan manfaat sunat bagi kesehatan.
Pada kelompok ini, dokter kadang menyarankan khitan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan saluran kemih. Keputusan tetap harus melalui pemeriksaan dan diskusi dengan tenaga medis.
Manfaat pencegahan ISK akan lebih optimal bila kebersihan tetap dijaga. Setelah sunat anak, bersihkan area secara lembut sesuai anjuran, ganti perban bila diperlukan, dan pastikan anak cukup minum air. Terapkan langkah kebersihan luka sunat untuk mencegah infeksi agar penyembuhan lebih terjaga. Memilih klinik sunat yang tepercaya atau layanan sunat home service membantu memastikan prosedur berlangsung higienis sejak awal. Anda bisa mengenal lebih jauh dokter yang menangani pada halaman tim medis kami.
Karena anak, terutama bayi, belum bisa mengungkapkan keluhannya dengan jelas, orang tua perlu jeli mengenali tanda-tanda ISK. Beberapa gejala yang patut diwaspadai antara lain:
Bila gejala ini muncul, sebaiknya segera periksakan anak ke dokter. Penanganan ISK yang terlambat berpotensi menyebar hingga ke ginjal, sehingga deteksi dini sangat penting.
Khitan bukan satu-satunya kunci. Kebiasaan sehat sehari-hari sama pentingnya dalam menekan risiko infeksi saluran kemih. Pastikan anak minum air putih yang cukup agar bakteri terbilas dari saluran kemih secara alami. Ajari anak untuk tidak menahan buang air kecil terlalu lama, karena urine yang tertahan menjadi tempat berkembang biak bakteri.
Selain itu, biasakan membersihkan area organ intim dengan benar dan mengeringkannya setelah buang air. Kombinasi antara khitan, kebersihan, dan pola hidup sehat memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh dibanding mengandalkan satu faktor saja.
Tidak. Khitan menurunkan risiko, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya. Kebersihan dan asupan cairan tetap penting.
Semakin dini umumnya semakin baik untuk pencegahan pada masa bayi, namun sesuaikan dengan kondisi anak dan saran dokter.
Waspadai demam, rewel berlebihan, nyeri saat berkemih, atau air seni keruh dan berbau. Segera periksakan ke dokter bila muncul.
Ingin melindungi kesehatan saluran kemih si kecil sejak dini dengan khitan yang aman? Daftar khitan online sekarang di GOKiL Go — dokter sunat berpengalaman datang langsung ke rumah Anda dengan peralatan steril dan pelayanan yang nyaman.
Punya pertanyaan seputar khitan?
Konsultasi Gratis